Home » , » Sejarah Cagar Budaya Pura Kebo Edan di Pejeng

Sejarah Cagar Budaya Pura Kebo Edan di Pejeng

ARCA BIMA / SIWA BAIRAWA DI PURA KEBO EDAN
Bali sudah sangat terkenal dengan situs-situs purbakala yang juga merupakan tujuan wisata. salah satu pura yang menjadi situs purbakala adalah Pura Kebo Edan. kedengaran dari nama Pura ini sangat aneh sekali ya..! tapi sebenarnya nama Pura ini memiliki sejarah yang sangat panjang yang berkaitan pula dengan masuknya pengaruh Hindu di Bali pada khususnya dan di indonesia pada umumnya.
Sebutan "Kebo Edan" yang diberikan pada Pura ini adalah
terkait dengan adanya dua Arca yang berbentuk Kebo (kerbau) yang sedang mengamuk. Arca kebo ini diyakini merupakan gambaran dari Wahana dewa Siwa (salah satu dewa dalam agama Hindu) yang disebut dengan nama Nandini. Nah dengan demikian nama Kebo Edan tidak lepas dari Arca Kerbau yang ada di pura ini.
Mengenai sejarah berdirinya Pura Kebo Edan adalah melalui masa yaitu sekitar abad ke-13 masehi. pendirian pura ini tentunya berhubungan dengan masa kerajaan Kediri dengan rajanya Kertanegara di Jawa. adapun Mahapatih beliau yang bernama Kebo Parud datang ke Bali. Pada masa itu di kerajaan kediri menganut dua aliran ajaran Hindu yaitu Siwa dan Bairawa. maka kedatangan patih Kebo Parud ke Bali pun membawa ajaran Siwa dan Bairawa yang pada akhirnya banyak pula dianut oleh masyarakat. Kedua ajaran ini walaupun berbeda namun tujuannya tetaplah sama yaitu untuk mencapai kelepasan (Moksa). Di Pura Kebo Edan ini kedua ajaran tersebut disatukan sehingga menjadilah Siwa Bairawa dengan bukti peninggalannya adalah terdapat sebuah Arca yang berbentuk seperti dewa Siwa dengan hiasan ular pada leher dan menari diatas mayat serta kemaluannya (penisnya) yang bergerak ke kanan dan kekiri. ini berarti ada dua jalan yang berbeda yang dapat ditempuh untuk mencapai satu tujuan.
selain Arca Kebo Nandini dan Arca Siwa Bairawa, di pura Kebo edan juga terdapat beberapa arca yang lainnya termasuk Arca Dewa Ganesa.
Khusus untuk Arca yang terbesar tadi yaitu Siwa Bairawa juga memiliki persi cerita yang lainnya yaitu dikatakan bahwa Arca tersebut terkait dengan cerita mahabharata. dan arca tersebut dinamakan sebagai Arca Bima karena mirip dengan tokoh Bima yang juga memakai kalung berupa ular dilehernya.
Mengenai Purana yang terkait dengan Pura Kebo Edan dikatakan tidak ada ditemukan, dan menurut informan yang diwawancarai memperkirakan bahwa purana tentang pura ini dijarah pada masa penjajahan. Pura kebo Edan termasuk dalam pura Kahyangan jagat yang menjadi Cagar Budaya Nasional dan sempat di perbaiki sebanyak dua kali sekitar tahun 1960-an.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai keberadaan Pura Kebo Edan yang merupakan salah satu situs peninggalan jaman bali kuno yang patut dilestarikan.
===========================================================

Informan : Pak Wayan Gedet

0 komentar:

Post a Comment