Home » , , » 5 Cerita Negara Malaysia Hormati Presiden Soeharto

5 Cerita Negara Malaysia Hormati Presiden Soeharto

Advertisement

Kampung Soeharto di Malaysia


Keberadaan Negara Indonesia dengan Negara Malaysia yang bertetangga membuat hubungan kedua negara ini panas dingin. Konflik pun kadang kala terjadi. Hal ini mungkin merupakan sebuah kewajaran anatara negara yang bertetangga. Namun demikian ada beberapa hal positif yang perlu untuk dibicarakan yaitu mengenai keberadaan Negara Malaysia yang juga sangat menghormati dan menyegani tokoh Presiden Soeharto sebagai kepala negara Indonesia pada jamannya. Berikut ini saya bagikan tentang 5 Cerita Negara Malaysia Hormati Presiden Soeharto yang saya kutip dari Merdeka.com


Adapun 5 Cerita Negara Malaysia Hormati Presiden Soeharto sebagai kepala negara Indonesia pada jamannya adalah sebagai berikut:




1. Ada Kampung Soeharto di Malaysia 
Di Negara Malaysia terdapat sebuah kampung yang diberikan nama Kampung Soeharto.Felda Soeharto atau kampung Soeharto terletak di Selangor, Malaysia. Luasnya sekitar  2.909,35 hektar. Ada juga klinik kesehatan yang bernama Soeharto di sana.

Dikatakan bahwa Kampung ini diberi nama Soeharto untuk menghormati Presiden kedua RI. Pada tahun 1977, Soeharto dan Ibu Tien yang mengunjungi Felda Sungai Dusun. Selanjutnya Sebagai penghormatan kepada Presiden Soeharto nama kampung ini diubah menjadi Felda Soeharto.

Adapun kunjungan Soeharto ke Selangor pada masa itu sekaligus mencairkan hubungan Indonesia-Malaysia yang sempat tegang akibat konfrontasi Ganyang Malaysia yang dicetuskan Soekarno.

2. 'Seorang yang benar-benar, sungguh-sungguh'
"Seorang yang benar-benar, sungguh-sungguh," puji Perdana Menteri Malaysia Tunku Abdul Rahman saat berdialog dengan Presiden Soeharto soal Selat Malaka. Pertemuan keduanya berlangsung tahun 1970.?

Tunku Abdul Rahman memuji Soeharto karena komitmennya mewujudkan perdamaian antara Indonesia dan Malaysia. Menurutnya Soeharto berperan besar untuk mengembangkan hubungan baik antara negara jiran ini.

Tunku Abdul Rahman berkonfrontasi dengan Soekarno saat Dwikora. Baru setelah Soekarno dilengserkan Soeharto kedua negara memasuki era baru.

3. Menghormati Pak Harto sebagai pemimpin ASEAN
Pujian ini dicetuskan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad. Menurut Mahatir, Soeharto sangat disegani para pemimpin di ASEAN. Indonesia kala itu memegang peranan penting di Asia Tenggara,

"Di ASEAN, Pak Harto memainkan peranan yang sangat penting. Para pemimpin negara ASEAN mendudukkan Pak Harto sebagai orang tua. Kejatuhan Pak Harto merupakan kerugian yang besar di Asia Tenggara karena beliau sangat dihormati oleh para pemimpin Asean lainnya," kenang Mahatir dalam buku Pak Harto The Untold Stories terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Indonesia pun digelari Big Brother di ASEAN. Mereka sering menunjuk Indonesia untuk menjadi penengah bila ada konflik.

4. 'Indonesia lebih jaya dari Malaysia'
Saat Soeharto berkuasa, Perdana Menteri Mahatir Mohammad tak pernah meremehkan Indonesia. Dia membenarkan infrastruktur di Malaysia lebih maju. Tetapi itu disebabkan wilayah Malaysia lebih kecil.

"Kita tidak boleh membandingkan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia adalah negara yang luas dengan banyak pulau, jumlah penduduk yang besar dengan suku-suku yang dimiliki. Sedangkan Malaysia adalah negara kecil sehingga lebih mudah kami mengurus sesuatu. Jadi kejayaan Pak Harto lebih besar dibandingkan kejayaan di Malaysia," kenang Mahatir di buku Pak Harto The Untold Stories terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Begitu dengan Singapura yang merupakan negara paling maju di Asia Tenggara. Mahatir menilai Singapura hanya negara kota.

"Melihat Indonesia tidak bisa sama dengan melihat Malaysia. Sama halnya melihat Malaysia dengan Singapura, karena Singapura hanya sebuah bandar (kota). Dengan demikian, mengelola sebuah negara yang kecil lebih mudah dibandingkan mengelola sebuah negara yang besar.

5. 'Indonesia dan Malaysia satu bangsa'
Menurut mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad Indonesia adalah satu bangsa. Begitu juga Soeharto yang menganggap Indonesia dan Malaysia bersaudara.

"Pak Harto menganggap Malaysia sebagai bangsa yang serumpun, begitu pula saya menempatkan Indonesia sebagai bangsa serumpun. Hanya karena sejarah yang membuat Indonesia dan Malaysia terpisahkan, namun sesungguhnya kedua bangsa berasal dari satu bangsa."

"Dimana-mana, dalam hubungan dua negara selalu ada konflik. Secara geografis Malaysia berada di tengah-tengah di antara lima negara ASEAN. Dengan setiap negara, Malaysia memiliki masalah. Malaysia memiliki masalah dengan Thailand, Singapura, Philipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia, tetapi yang paling mudah diselesaikan adalah dengan Indonesia. Jadi saya merasa berutang budi terhadap Indonesia dan Pak Harto," puji Mahatir.

Nah demikianlah 5 Cerita Negara Malaysia Hormati Presiden Soeharto yang merupakan Presiden II Republik Indonesia yang menjabat pada masa Orde Baru. Sosok Soeharto memiliki kewibawaan dan disegani pula oleh Negara lain.


Sumber: Merdeka.com

0 komentar:

Post a Comment