Home » » SIKLUS HIDROLOGI

SIKLUS HIDROLOGI

Advertisement
SIKLUS HIDROLOGI

oleh:
Nama : I Gusti Agung Ursja Anna Dewi
No : 34
Kelas : XI PB

Penjelasan:
Siklus Hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari
atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi,
presipitasi, evaporasi, dan transpirasi. Pemanasan air samudra oleh
sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat
berjalan secara kontinu (terus-menerus). Air berevaporasi, kemudian
jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan
es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut. Pada perjalanan menuju
bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau
langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum
mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus
bergerak secara kontinu (terus menerus), dalam 3 cara yang berbeda:
1.Evaporasi / Transpirasi
Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dan
sebagainya. Kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian
akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi
bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam
bentuk hujan, salju, es.
2. Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah
Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah
dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi
kapiler atau air dapat bergerak secara vertical atau horizontal di
bawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali system air
permukaan.
3. air Permukaan
Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama atau
danau, makin landai lahan dan makin sedikit peri-pori tanah, maka
aliran-aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat
dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama
lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan
disekitar daerah aliran sungai menuju laut. Dan sebagian air bawah
permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir
ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam
komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk system Daerah Aliran
Sungai (DAS). Jumlah air di bumi secara keseluruhan relative tetap
yang berubah adalah wujud dan tempatnya. Tempat terbesar terjadi di
laut.

Macam-macam dan Tahapan Proses Siklus Hidrologi
a. Siklus pendek / siklus kecil
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Terjadi kondensasi dan pembentukan awan
3. Turun hujan di permukaan laut
b. Siklus sedang
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Terjadi kondensasi
3. Uap bergerak oleh tiupan angin ke darat
4. Pembentukan awan
5. Turun hujan di permukaan darat
6. Air mengalir disungai menuju laut kembali
c. Siklus Panjang / Siklus Besar
1. Air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari
2. Uap air mengalami sublimasi
3. Pembentukan awan yang mengandung Kristal es
4. Awan bergerak oleh tiupan angin ke darat
5. Pembentukan awan
6. Turun salju
7. Pembentukan gletser
8. Gletser mencair membentuk aliran sungai
9. Air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian ke laut.

0 komentar:

Post a Comment

Cari Artikel

Blog Archive

Artikel Menarik